Penampakan Jenglot Hebohkan Warga Surabaya
Penemuan jenglot di Pantai Watu-watu Surabaya

By Ahmad Rizata 22 Jul 2019, 17:34:26 WIB Rental camry Palembang
Penampakan Jenglot Hebohkan Warga Surabaya

Keterangan Gambar : Jenglot yang ditemukan Satpol PP disinyalir akan di larung ke Laut


Jenglot adalah figur hominoid yang berukuran kecil (sekitar 10-17 cm), berkulit gelap dengan tekstur kasar (seperti mumi), berwajah seperti tengkorak dan bertaring mencuat, serta memiliki rambut dan kuku yang panjang. Beberapa jenglot ada yg dinamai dengan Bethoro Karang, jenis kelamin pria , konon bisa membantu kelancaran usaha, menjaga keselamatan dan lain-lain. Lalu Bethoro Katon, konon berjenis kelamin wanita, di mana selain membantu melancarkan usaha juga bisa dipakai sebagai pengasih. Begawan Kapiworo, katanya penjelmaan kera putih, ada hubungan dengan Anoman. Karena kepercayaan bahwa jenglot masih hidup, maka pihak yg memiliki jenglot biasanya merawatnya dengan memberikannya makan setiap 35 hari sekali dengan setetes darah manusia golongan O dan minyak avaron. (Wikipedia).

Jenglot 

Dikutip dari laman Merdeka, ada banyak versi mitos seputar asal-usul jenglot. Berikut di antaranya:

  • Jenglot terbuat dari petir. Salah satu mitos yang berkembang, tubuh jenglot berasal dari petir. Dikatakan seorang paranormal dari Semarang, pada suatu ketika Syekh Maulana Malik Ibrahim, Sunan Ampel, dan Sunan Giri memegang petir karena menyambar sembarangan ketika mereka melakukan perjalanan. Jadilah petir itu menjadi jenglot setelah ditangkap dan disabdo. Fisiknya berujud manusia tapi hakikatnya dari kalangan jin.
  • Jenglot hidup di hutan. Dikatakan dalam laman Wikipedia, jenglot memiliki kehidupan di hutan dan bersembunyi di pohon raksasa. Jalannya sangat lambat dan keluar hanya di malam hari. Dia menghindari binatang buas dan manusia yang dapat mengganggu. Jenglot diyakini sebagian orang suka darah manusia dan memiliki kekuatan mistis yang dapat mengundang bencana. Menariknya, lapisan kulit jenglot memiliki DNA yang mirip manusia.
  • Meski terlihat mati, jenglot dianggap memiliki spiritual hidup. Pada tahun 1972, dukun di Wlingi Jawa Timur mendapatkan jenglot lelaki setelah melakukan tirakat. Secara fisik tampak mati, namun konon jenglot punya daya spiritual sehingga mesti diberi makan oleh pemiliknya. Jenglot suka dengan darah yang bergolongan O dan AB, serta minyak wangi. Jenglot dikatakan sebagian orang juga memberikan pengamanan untuk pemiliknya.
  • Jenglot merupakan jelmaan pertapa. Sebuah cerita mitos mengatakan, dulu ada pertapa yang belajar ilmu Bethara Karang yang menjanjikan keabadian hidup. Ternyata si pertapa lantas suka emosional dan jumawa. Tubuhnya lantas menyusut menjadi sanget kecil. Muncul kemudian taring panjang di mulut kecilnya. Jasad jenglot tidak diterima di dunia maupun akhirat. Akhirnya roh jenglot menetap di tubuh mungil itu sehingga dianggap benda mati yang hidup.
Bentuk Jenglot yang ditemukan di Pantai Watu-watu, Surabaya, cukup menyeramkan. Benda seperti mayat kering berukuran mini itu berambut panjang hingga menyentuh kaki.

"Modelnya kayak mayat kering tapi kecil gitu, ada rambut dan gigi panjang," ungkap Camat Bulak, Suprayitno kepada detikcom, Senin (16/10/2017) malam.

sumber :https://news.detik.com/begini-seramnya-jenglot-yang-dibuang-di-pantai-watu-watu-surabaya

 




Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Online Support (Chat)

Ahmad rizata


Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Gubernur Sumsel Favorit Anda?
  Sarimuda, MT
  Ishak Mekki
  Susno Duadji
  Herman Deru
  Syahrial Oesman

Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video